Stratigrafi Rangkas Block Selatan II


Secara sederhana stratigraphic selatan Rangkas Blok bisa dibagi di dalam empat area. yaitu : Cimayang area, Cibeurih area, Pasir Jambu area, dan Ciampea Area.

Gabungan Stratigraphy Cimayang Area

Stratigraphy Cimayang Area berumur Miocene Bagian atas- Pliocene dengan ketebalan kira – kira 1540 m. Batuan ini berdasar pada gabungan dari batupasir dan claystone interbeddeds, dan juga batu gamping dan tuff ( gambar. 4.2). Di bagian bawah, didominasi oleh claystone dengan sisipan tipis batupasir dan batu gamping tebal. Di bagian tengah, ditandai oleh batupasir tuffaan dan batupasir conglomerat yang interbedded dengan claystone dan tuff di bagian atas. Bagian atas, ditandai oleh tuff dan batupasir juga interbedded breksi volkanis.

Gabungan Stratigrafi Cibeurih Area

Stratigrafi Cibeurih Area mempunyai berumur Miocene bawah – Pliocene dengan ketebalan kira – kira 2050 m. Batuan ini terdiri dari Claystone dan batupasir yang interbeddeded dengan sisipan batu gamping tebal. (gambar. 4.3).Bagian bawah terdiri dari claystone dan batupasir interbedded. Bagian tengah terdiri dari Claystone dan Batu gamping yang interbeddeded dengan sisipan batupasir. Batu gamping ini lebih tebal dari bagian tengahnya. Di bagian atas, ditandai oleh batupasir dan claystone interbedded.Rangkaian Claystone ini menunjukan fining dan thinning yang menaik. Batu gamping tipis dan konglomerat ditemukan di bagian atas.

Gabungan Stratigrafi Pasir Jambu Area

Stratigrafi Pasir Jambu Area berumur Miocene tengah- Pliocene dengan ketebalan kira – kira 860 m. Batuan ini berdasar terdiri dari claystone, batupasir, batu gamping dan tuff ( gambar. 4.4). Bagian bawah dari stratigrafi ini ditandai oleh claystone tebal dan batupasir tebal di bagian atas dari bagian terbawah. Bagian tengah ditandai oleh claystone tebal, juga batu gamping dan sisipan batupasir . Bagian atas yang ditandai oleh batupasir tebal, claystone di tengah, dan tuff di bagian atas dari bagian atas ini.

Gabungan Stratigrafi Ciampea Area

Stratigrafi Ciampea Area berumur Mid-Miocene- Pliocene dengan ketebalan kira – kira 520 m. Batuan ini terdiri dari batu gamping, batupasir, claystone dan konglomerat ( gambar. 4.5). Bagian Yang yang lebih rendah ditandai oleh batu gamping ( mudstone ke grainstone). Bagian tengah ditandai oleh batupasir yang didominasi claystone dan sisipan konglomerat. Bagian atas ditandai oleh batupasir dan konglomerat interbedded dengan sisipan claystone dan wackstone.

Perbedaan Stratigrafi yang Diterbitkan oleh GRDC

Temuan batuan tertua

Di dalam peta geologi yang diterbitkan oleh GRDC, Rangkas Blok ditempatkan dalam empat peta geologi, yaitu: Bogor ( Bogor range; Effendi, 1986), Serang ( Santosa et al, 1992), Leuwidamar ( Sujatmiko dan Santosa, 1992) dan Jakarta ( Turkandi et al, 1992). Bagian selatan dari Rangkas blok terletak di dalam Leuwidamar dan Bogor ( gambar. 4.6). Menurut peta itu, Bogor ( Bogor range), batuan yang terdapat di Rangkas Blok adalah breksi Cantayan Anggota Fm Bojongmanik ( Tmbc; Bagian atas Miocene awal – bagian bawah Miocene tengah), Fm Bojongmanik ( Tmb) dengan hubungan berjemari dengan Batu gamping Anggota Fm Bojongmanik ( Tmbl; Bagian atas Miocene tengah),secara tidak selaras dengan Tuf dan Breccia ( Tmtb, Miocene akhir). Di bagian ini, batuan tertua di Rangkas Blok adalah Cantayan Breccia Anggota dari Fm Bojongmanik.

Di lembar Leuwidamar, batuan yang terdapat di Rangkas Blok adalah Fm Badui ( Tmd) yang hubungannya berjemari dengan Anggota Batu gampingnya ( Tmdi; Bagian atas Miocene tengah), Claystone Anggota Fm Bojongmanik ( Tmbc; bagian bawah dari Miocene akhir), Anggota Batu gamping Fm Bojongmanik ( Tmbl; Bagian tengah Miocene Akhir), Anggota Batupasir Fm Bojongmanik ( Tmbs; Bagian atas Miocene akhir), Fm Genteng ( Tpg) yang hubungannya berjemari dengan Fm Cimanceuri ( Tpm; Pliocene awal ), Fm Cipacar ( Tpc; Pliocene Akhir ), dan Fm Bojong ( Qpb; Pleistocene). Begitu juga, batuan yang paling tua di Rangkas Blok adalah Fm Badui dengan anggota Batu gamping ( Bagian atas Miocene tengah). Batuan ini sedang meniadakan di (dalam) kebanyakan selatan bagian dari Rangkas Blok.

Menurut data sekunder, dinyatakan bahwa bagian stratigrafi yang paling tua yang meniadakan di area studi adalah Breksi Cantayan Fm Bojongmanik ( Tmbc; Bagian atas Miocene awal – bagian bawah dari Miocene tengah), dan Fm Badui ( Tmd) termasuk anggota Batu gamping ( Tmdi; Bagian atas Miocene tengah).

Dari data lapangan disebutkan, bahwa bagian stratigraphic yang paling tua yang diamati di dalam area studi adalah Mudstone- unit Batupasir ( Awal Miocene; N4-N7) dari apa yang dimasukkan oleh Sujatmiko dan Santosa ( 1992) sebagai Claystone Anggota Fm Bojongmanik ( Tmbc; bagian bawah dari Miocene akhir; N13-N14). Dengan begitu, dari data lapangan menunjukkan banyak batuan yang lebih muda seperti yang diuraikan oleh Sujatmiko dan Santosa ( 1992).

Gabungan Stratigrafi

Seri batuan didalam gabungan stratigraphic Rangkas Blok, seperti yang diperoleh dari kerja lapangan, mulai dari Bojongmanik bawah ( N4 – N7, gambar. 4.7) yang setara dengan Claystone Anggota Fm Bojongmanik ketika diuraikan oleh Sujatmiko dan Santosa ( 1992). Bagian ini adalah mudstone yang mendominasi, ditandai dengan warna abu-abu gelap, mengandung carbon dan rapuh, dan sisipan batupasir, yang mempunyai karakter gelap berwarna abu-abu, medium sands, sampai kerikil berbentuk sub-angular – sub-rounded, ketat, mengandung zat kapur, graded bedding, menyortir, dengan porositas baik

Sujatmiko dan Santosa ( 1992) yang menyatakan bahwa Claystone Anggota Fm Bojongmanik berisi claystone, batupasir, marl, dan tuff

bagian Yang berikutnya adalah Bojongmanik tengah ( N8- N15) yang setara dengan Batu gamping Anggota Fm Bojongmanik seperti diuraikan oleh Sujatmiko dan Santosa ( 1992) dan Effendi ( 1986). Bagian ini didominasi batu gamping. Batu gamping, di Cimayang dan Cibeurih area, ditandai oleh boundstone, grainstone – packestone, masive, putih, ganggang, coral, sementasi sparite, breccia fragmen, urat kalsit kontak bagian atas dengan claystone abu-abu; Packestone-Grainstone, abu-abu- putih, terfragmentasi- masive, batu gamping litoclast, recrystalisasi retakan fragmen, foraminifera bentonic, coral, ganggang, Cycloclypeous sp., Lepidocyclina sp., moluska, dissolution pore, moluska, urat kalsit, pyrite

: Dari berbagai sumber

Published in: on Mei 25, 2007 at 4:34 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://bughibughi.wordpress.com/2007/05/25/stratigrafi-rangkas-block-selatan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: